Kriiiinngg
kriiinnngg
jam bekker cantikku slalu setia untuk membangunkanku subuh ini,, kulihat jam ku sudah menunjukkan pukul 5,, aku bergegas untuk ke kamar mandi mengambil whudu dan shalat.. selesai shalat aku berencana tidur sejenak,, tetapi hp ku berbunyi,, ku lihat layar hp ku ternyata yang menelfonku adalah lisa temanku, lalu aku mengangkatnya “ assalamualaikum,, ada apa lisa.. tumben subuh subuh gini kamu nelfon aku,,??”
“ walaikumsalam,, desma apa kamu sudah dapat kabar duka,,””
aku kaget dan bertanya “ hah,, kabar duka apa..”
“ ini desma rendra kecelakaan.. tadi malam dia balapan dengan teman temannya,, tapi salah satu temannya ada yang jatuh,, kebetulan rendra ada di belakang temannya itu.. rendra juga ikut jatuh dan kepalanya terhempas ke batu besar yang ada di pinggir jalan.. dia sudah di larikan ke rumah sakit, tapi pihak rumah sakit tidak dapat menyelamatkan nyawanya,, karena darah yang begitu banyak keluar dari mulut dan kepalanya”
aku sempat merinding,, dan tangisku sudah tidak bisa aku tahan lagi..
“dimana mayat rendra sekarang,,??
lisa menjawab “ di rumahnya..”
bergegas langsung aku mengganti pakaianku,, setelah itu minta izin kepada orang tuaku.. aku langsung pergi dengan motorku untuk menuju rumah rendra,, aku tidak sadar lagi dengan udara subuh yang sangat dingin ini.. sepanjang jalan aku menangis,, aku teringat kisah kisah ku dengan sahabatku rendra,, aku, rendra, dan lisa adalah sahabat sejak kecil,, tetapi aku berbeda kampung dengan mereka..
sebenarnya rendra itu sudah sangat lama suka denganku,, tetapi aku Cuma menanggapi kalau dia itu Cuma bercanda terhadapku,, karena selain dia orangnya usil dia juga suka membuat semua orang GR..
2 hari yang lalu aku masih sempat di ajak rendra untuk melihat ikan ikan yang ia pelihara dekat rumahnya,, aku dan rendra memberi makan ikannya,, kemudian rendra berkata kepadaku,, “ ama”
“ya” jawabku singkat
“ ama aku ingin kita tidak Cuma bersahabat, aku ingin kita bisa lebih dari sahabat”
aku kaget,, kenapa dia bertanya seperti itu terhadapku.. selama ini aku sudah menganggap dia itu lebih di hidupku,, aku sudah menganggap bahwa dia itu adalah abag ku.. tetapi aku mengerti apa yang di maksud lebih oleh rendra.. dan aku juga tidak akan pernah mau menjadi orang yang lebih yang di maksudkan rendra itu,, aku cukup menjadi sahabat dan adik bagi rendra,, dan tidak ada lagi yang lebih bagiku untuk rendra,, Cuma sahabat dan abangku
“ ren,, kamu itu adalah sahabatku sejak kecil,, dan sekarang aku sudah menganggapmu abangku sendiri,, jadi jangan pernah untuk meminta lebih dari sahabat terhadapku,,”
aku langsung meninggalkan rendra dan pergi, sejak saak itu aku tidak pernah lagi berjumpa atau pun melihat dia dari kejauhan..
itulah terakhir kalinya aku melihat rendra sebelum kematiannya
dan tanpa aku sadari aku sudah sampai di depan rumah rendra,, aku melihat banyak orang disana,, langsung aku masuk di keramaian orang itu dan melihat mayat rendra yang terbujur kaku berselimutkan kain hitam.. aku membuka kain hitam tersebut.. di kepalanya masih ada darah yang mengalir,,
oh tuhan,, sahabatku,, apa benar ini dia sahabatku.. aku tidak menyangka bahwa secepat ini engkau panggil dia.. lalu aku berdoa agar diberi kemudahan oleh allah dalam perjalanannya..
setelah semuanya selesai,, mulai dari memandikan,, menshalatkan dan memakamkan.. aku langsung menuju rumah lisa,, saat lisa baru membuka pintunya langsung aku memeluknya dan menangis,,
“ Lisa,, rendra udah pergi,, rendra udah gk ada lagi.. sekarang kita Cuma tinggal berdua sa,,
lisa kemudian melepas pelukanku dan mengusap air mataku,,
“sudah ma,, jangan nangis lagi,, semuanya udah ada yang ngatur.. ma.. sebenarnya aku mau melihatkan sesuatu kepadamu,, itu adalah titipan terakhir rendra buat kamu,, dia nitip surat ma,, itu ada di kamarku,, ayok aku lihatkan,,”
kriiinnngg
jam bekker cantikku slalu setia untuk membangunkanku subuh ini,, kulihat jam ku sudah menunjukkan pukul 5,, aku bergegas untuk ke kamar mandi mengambil whudu dan shalat.. selesai shalat aku berencana tidur sejenak,, tetapi hp ku berbunyi,, ku lihat layar hp ku ternyata yang menelfonku adalah lisa temanku, lalu aku mengangkatnya “ assalamualaikum,, ada apa lisa.. tumben subuh subuh gini kamu nelfon aku,,??”
“ walaikumsalam,, desma apa kamu sudah dapat kabar duka,,””
aku kaget dan bertanya “ hah,, kabar duka apa..”
“ ini desma rendra kecelakaan.. tadi malam dia balapan dengan teman temannya,, tapi salah satu temannya ada yang jatuh,, kebetulan rendra ada di belakang temannya itu.. rendra juga ikut jatuh dan kepalanya terhempas ke batu besar yang ada di pinggir jalan.. dia sudah di larikan ke rumah sakit, tapi pihak rumah sakit tidak dapat menyelamatkan nyawanya,, karena darah yang begitu banyak keluar dari mulut dan kepalanya”
aku sempat merinding,, dan tangisku sudah tidak bisa aku tahan lagi..
“dimana mayat rendra sekarang,,??
lisa menjawab “ di rumahnya..”
bergegas langsung aku mengganti pakaianku,, setelah itu minta izin kepada orang tuaku.. aku langsung pergi dengan motorku untuk menuju rumah rendra,, aku tidak sadar lagi dengan udara subuh yang sangat dingin ini.. sepanjang jalan aku menangis,, aku teringat kisah kisah ku dengan sahabatku rendra,, aku, rendra, dan lisa adalah sahabat sejak kecil,, tetapi aku berbeda kampung dengan mereka..
sebenarnya rendra itu sudah sangat lama suka denganku,, tetapi aku Cuma menanggapi kalau dia itu Cuma bercanda terhadapku,, karena selain dia orangnya usil dia juga suka membuat semua orang GR..
2 hari yang lalu aku masih sempat di ajak rendra untuk melihat ikan ikan yang ia pelihara dekat rumahnya,, aku dan rendra memberi makan ikannya,, kemudian rendra berkata kepadaku,, “ ama”
“ya” jawabku singkat
“ ama aku ingin kita tidak Cuma bersahabat, aku ingin kita bisa lebih dari sahabat”
aku kaget,, kenapa dia bertanya seperti itu terhadapku.. selama ini aku sudah menganggap dia itu lebih di hidupku,, aku sudah menganggap bahwa dia itu adalah abag ku.. tetapi aku mengerti apa yang di maksud lebih oleh rendra.. dan aku juga tidak akan pernah mau menjadi orang yang lebih yang di maksudkan rendra itu,, aku cukup menjadi sahabat dan adik bagi rendra,, dan tidak ada lagi yang lebih bagiku untuk rendra,, Cuma sahabat dan abangku
“ ren,, kamu itu adalah sahabatku sejak kecil,, dan sekarang aku sudah menganggapmu abangku sendiri,, jadi jangan pernah untuk meminta lebih dari sahabat terhadapku,,”
aku langsung meninggalkan rendra dan pergi, sejak saak itu aku tidak pernah lagi berjumpa atau pun melihat dia dari kejauhan..
itulah terakhir kalinya aku melihat rendra sebelum kematiannya
dan tanpa aku sadari aku sudah sampai di depan rumah rendra,, aku melihat banyak orang disana,, langsung aku masuk di keramaian orang itu dan melihat mayat rendra yang terbujur kaku berselimutkan kain hitam.. aku membuka kain hitam tersebut.. di kepalanya masih ada darah yang mengalir,,
oh tuhan,, sahabatku,, apa benar ini dia sahabatku.. aku tidak menyangka bahwa secepat ini engkau panggil dia.. lalu aku berdoa agar diberi kemudahan oleh allah dalam perjalanannya..
setelah semuanya selesai,, mulai dari memandikan,, menshalatkan dan memakamkan.. aku langsung menuju rumah lisa,, saat lisa baru membuka pintunya langsung aku memeluknya dan menangis,,
“ Lisa,, rendra udah pergi,, rendra udah gk ada lagi.. sekarang kita Cuma tinggal berdua sa,,
lisa kemudian melepas pelukanku dan mengusap air mataku,,
“sudah ma,, jangan nangis lagi,, semuanya udah ada yang ngatur.. ma.. sebenarnya aku mau melihatkan sesuatu kepadamu,, itu adalah titipan terakhir rendra buat kamu,, dia nitip surat ma,, itu ada di kamarku,, ayok aku lihatkan,,”
Lalu lisa menuntunku untuk ke
kamarnya,, kemudian lisa menunjukkan surat yang di titipkan oleh rendra
kepadaku,, dalam surat itu dia menceritakan bahwa yang di maksud lebih dari
sahabat itu adalah kalau dia mau aku menjadi adik sperti adik kandungnya
sendiri,, memang benar kalau penyesalan
itu datangnya terakhir kali,, aku tlah bersalah kepada rendra,, kenapa dulu aku
tidak bersabar untuk mendengarkan penjelasan rendra terhadapku,, kini aku baru
tau apa sebenarnya yang di maksud lebih oleh rendra.
air mata ku sudah tidak bisa di tahan lagi, kini,, besok,, dan seterusnya aku sudah tidak bisa lagi melihat senyuman rendra kepadaku,, kami tidak bisa lagi memberi makan ikan ke sayangannya lagi,, dan tidak akan pernah ada 3 sahabat itu lagi,, sekarang tinggal lisa yang sangat aku sayangi,, sahabat sekaligus kakak bagiku.. aku sangat menyayangi rendra dan lisa.. meskipun sekarang rendra udah gk ada lagi, tapi bagiku dia masih tetap ada dalam ingatanku dan tidak akan pernah lupa..
terimakasih abangku rendra untuk kenangan manis yang telah kau berikan di hidupku,, terimakasih sudah menjadi abangku,, dan terimakasih untuk titipan terakhirmu untukku,, ini akan menjadi kado terindah yang akan aku memorikan di ingatanku dan hidupku..
selamat jalan abangku sayang,, semoga engkau slalu dalam kasih sayang allah swt.
air mata ku sudah tidak bisa di tahan lagi, kini,, besok,, dan seterusnya aku sudah tidak bisa lagi melihat senyuman rendra kepadaku,, kami tidak bisa lagi memberi makan ikan ke sayangannya lagi,, dan tidak akan pernah ada 3 sahabat itu lagi,, sekarang tinggal lisa yang sangat aku sayangi,, sahabat sekaligus kakak bagiku.. aku sangat menyayangi rendra dan lisa.. meskipun sekarang rendra udah gk ada lagi, tapi bagiku dia masih tetap ada dalam ingatanku dan tidak akan pernah lupa..
terimakasih abangku rendra untuk kenangan manis yang telah kau berikan di hidupku,, terimakasih sudah menjadi abangku,, dan terimakasih untuk titipan terakhirmu untukku,, ini akan menjadi kado terindah yang akan aku memorikan di ingatanku dan hidupku..
selamat jalan abangku sayang,, semoga engkau slalu dalam kasih sayang allah swt.
Buat sahabat pembaca kumpulan
cerita hatiku,, sayangilah orang orang terdekatmu,,jangan sampai
terlambat.. karena kita tidak tahu kapan
ajal akan menjeput kita.. jangan ada kata menyesal lagi nantinya,,
sahabat kumpulan cerita hatiku terimaksih banyak masih setia membaca tulisan ku..
dan jangan lupa untuk membaca kumpulan cerita hatiku selanjutnya ya J
salam hangat dari ku desma hastuti
sahabat kumpulan cerita hatiku terimaksih banyak masih setia membaca tulisan ku..
dan jangan lupa untuk membaca kumpulan cerita hatiku selanjutnya ya J
salam hangat dari ku desma hastuti
Tidak ada komentar:
Posting Komentar