Sabtu, 25 Januari 2014

aku dan cita-citaku

Aku desma hastuti,, saat ini masih berusia 18 tahun dan masih cukup muda bukan,, J
aku anak ketiga dari 5 bersaudara,, sehari-hari  aku diberi banyak panggilan ada desma, ama, tuti, uti, dan tutut. Dan perlu di ketahui  juga aku sangat sebal di panggil dengan tutut.. tapi mau gimana lagi teman dekatku gusti dan ifat lebih senang memanggilku dengan sebutan itu..
sekarang aku akan beralih ke masa putih merahku atau bisa di bilang masa SD,, aku dulu sekolah di MIN 1 BONJOL, dulu ibuku lebih senang kalau aku masuk di sekolah islam,,tetapi ayahku menyuruh masuk SD,, yach tentu saja aku lebih memilih masuk Min,, bukan karena banyak pelajaran islamnya, tetapi lebih banyak teman dari kampungku masuk kesana,, hihihihi
maklum aku dulu tidak mengetahui apa-apa..
saat kelas satu sampai kelas tiga sd aku sangat menyukai pelajaran bahasa Indonesia, karena setiap aku belajar bahasa Indonesia aku slalu di suruh melukis,, tentunya bukan melukis gunung atau lautan, tetapi maksudku disini adalah melukis huruf alias tulisan tegak bersambung heheheh
sempat guruku bertanya,, “desma kamu nanti besar cita citanya mau jadi apa” aku menjawab “ mau jadi guru tegak bersambung buk” kontak langsung guruku tertawa sampai terbahak bahak,,
di sd bisa di bilang aku siswa berprestasi,, karena aku selalu mendapat peringkat 3 terbesar,,
dan singkat cerita saat aku sudah kelas 6 sd kembali guruku bertanya tentang cita cita ku
saat itu aku menjawab kalau aku nanti ingin jadi pramugari.. akhirnya aku berpaling dari guru tegak bersambung menjadi pramugari hkhkhkhk
Meskipun aku di min 6 tahun tapi tetap saja ceritanya sesingkat itu sobat heeeeee


Sekarang aku akan beralih ke masa putih dongkerku,, aku dulu setelah tamat min di masukkan ke MTsN oleh ibuku.. disana aku mendapatkan banyak teman baru.. waktu MTsN pun aku masih sempat juga di Tanya oleh guru ku tentang cita citaku,, waktu mtsn kembali aku berpaling dari pramugari menjadi seorang guru agama dan stelah tamat dari mtsn aku masuk ke SMKN 1 bonjol dan mengambil jurusan IT. Meskipun aku jurusa IT tetapi minat belajarku lebih ke matematika sehingga aku berpaling lagi dri guru agama mejadi guru matematika,, akhirnya aku pun memtuskan untuk mendaftar di perguruan tinggi dengan mengambil jurusan matematika.. tetapi yg pling anehny lagi aku sempat merubh kputusan ku.. aku kemren jga smpat mndftr di slah stu prgruan tnggi rhasia ku, dsna aku mngmbil jurusan pendidikan kedokteran,, tetapi malang bagiku.. bkan karena tidk dterima ttpi ada fktor lain yg tdk bsa aku critakan..
dan yg pling aneh se aneh anehnya aku tersesat k jlan yg bnar.. aku jebol di slah stu prgruan tnggi favorit..aku lulus di fakultas peternakan universitas andalas padang,, awalnya aku sempat drop..  tapi stelah d jlani aku smkin cnta kepada fakultas ku ini..
dsana aku bertmu dg org2 yg hbat,, dn aq jga brtmu dg seorg cewek,, dia adalh seniorku juga d peternakan,, 
aku tidk akn mncritakan pnjg lbar ttg dia dsini,, yg prlu tman2 ketahui dia adlh motivator trbsarku,, aku sangt sayang dg sang motivatorku tersebut..

itu lh tman2 prjlanan hdup ku dn cita2 ku yg slalu gonta ganti,, hehehehehe
sekarang aku akan mengikuti kemana arah langkahku saja,, selagi itu masih terbaik aku akan terus mngikutinya..

Peristiwa berharga di hidupku


Malam ini seperti biasa aku memandu adik-adik di kampungku untuk mengajari mereka mengaji,  tapi malam ini juga  terasa  sangat berbeda dengan malam-malam sebelumnya.. di karenakan ada seorang adik  yang aku perhatikan dari awal dia slalu memandangku, aku sempat bertanya sendiri, ada apa dengan diriku, apa aku terlalu cantik (muji diri sendiri :D ) ato terlalu jelek ,, heheheheheh
berbeda dengan teman-teman dia yang lainnya yang sibuk  dengan ayat yang akan mereka baca, dia slalu memandangku tanpa henti, kadang-kadang aku jadi salting ( hmm ^^ gaul dkit :P ).

aku penasaran, kemudian aku menghampirinya dan bertanya “ dek, kmu knpa..?? dari tadi kakak perhatikan kamu slalu liat kakak,, ada apa dengan kakak,, ada yang salah “
dia tidak menjawab,, tak lama kemudian aku melihat tetesan bening jatuh dari sudut matanya,, aku kaget,, ada apa dengan adik ku yang satu ini,, apa aku ada salah padanya,, aku terus bertanya sendirian,, aku semakin bingung
dan kekagetanku semakin bertambah saat dia spontan memelukku.. lalu berkata, “ kak, jangan tinggalin kami lagi, kami mau kakak tetap disini untuk mengajari kami kak..”
aku menjawab “ siapa juga yang ninggalin kalian,, kakak gk ada kok ninggalin kalian,, selama ini kita kan Cuma pisah untuk sementara.. nanti kan pasti ketemu lagi dek,,”
dia tetap memelukku,, dan berkata “ iya,, selama ini kakak dah jarang ketemu kami.. kakak sibuk dengan urusan kakak,, kami merasa kurang di perhatikan..”
“dek,, kakak bukannya tidak mau memperhatikan kalian,, tapi memang keadaan yang membuat seperti ini,, kalian gk usah merasa seperti itu.. kalian tetap semngat aja belajarnya, jangan mentang2 kakak gk ada disini kalian jadi gk semngat, smuanya sma sja dek,, yg pnting klian sukses bljrnya itu udah membuat kakak senang..”
hmmmm
aku rasa situasi sudah cukup membaik,, tpi pelukannya masih belum lepas dariku,, dan tanpa aku menyadari air mataku sempat menetes,, aku bukan cengeng ato apalah.. tapi aku terharu,, aku menyadari dan bersyukur ternyata masih ada orang yang membutuhkan kasih sayang dan perhatian dariku,, aku tidak perlu mendapatkan nilai tertinggi untuk merasa bangga dan hebat,, aku cukup dengan menjadi orang yang di butuhkan itu sudah membuatku merasa paling hebat J
terimakasih ya allah aku sudah di kelilingi oleh orang2 yang sayang padaku,, semoga ini menjadi benteng untuk mempertahankan semangatku

Desma Hastuti