Selasa, 11 Maret 2014

Jangan larang aku menulis

biarkan jemarimu menulis apa yang kamu fikirkan
tuntutlah mereka yang melarangmu untuk MENULIS

aku adalah penulis amatir yang masih melalangbuana untuk berimajinasi..
fatamorgana adalah cat warna terbaik untuk lukisan tulisan ini..

jika tak ada penyemangat ato semua orang sudah lupa.. ingat kamu punya yang maha SATU yang akan memberimu banyak semangat dan inspirasi.. tetap optimis, lihat ke depan,, yah ini kamu,, kamu bisa kan..???
biarkan mereka berkata " melankolis, menangis lalu menulis "
jangan di hiraukan..
berusaha untuk menjadi yang di kagumi,, jgn selalu jadi pengagum

tetap semangat desma hastuti
aku ingin menulis karena aku melihat yang kurasakan
aku menulis karena aku tau banyak tentang yang kudengar
aku menulis karena ada yang tidak bisa ku ungkap dihatiku
jangan kau larang aku untuk menulis
jangan kau bungkam ucapanku
nilai aku terserah seperti kau ingin
tanyakan apa saja dan kujawab seperti yang aku tau
terima kasih buat anda yang mendengar ocehan pertamaku
terima kasih juga pada yang tidak mau ambil peduli pada tulisanku
dan aku tetap akan menghormatimu
karena pada dasarnya kita sama
salam kenal buat anda  semua
juga untuk anda kompasiana
selamat pagi.



Terimakasih ya Allah, Tuhan yang maha kreatif, ayah bunda yang mendidik dan memberikan karakter pada hidup saya, teman-teman seperjuangan saya. Ini semua belum berakhir teman, bapak ibu guru dan tenaga pengajar lainnya yang membuat saya menerima sekian persen dari ilmu mereka, seniman seniman sejati yang memberikan sejuta inspirasi, terimakasih warna, terimakasih bentuk, terimakasih ruang, terimakasih waktu, terimakasih cinta, terimakasih buat kalian semua. Saya tidak akan bisa hidup tanpa kalian.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar