berbeda dengan teman-teman dia yang lainnya yang sibuk dengan ayat yang akan mereka baca, dia slalu memandangku tanpa henti, kadang-kadang aku jadi salting ( hmm ^^ gaul dkit :P ).
aku penasaran, kemudian aku menghampirinya dan bertanya “
dek, kmu knpa..?? dari tadi kakak perhatikan kamu slalu liat kakak,, ada apa
dengan kakak,, ada yang salah “
dia tidak menjawab,, tak lama kemudian aku melihat tetesan bening jatuh dari sudut matanya,, aku kaget,, ada apa dengan adik ku yang satu ini,, apa aku ada salah padanya,, aku terus bertanya sendirian,, aku semakin bingung
dan kekagetanku semakin bertambah saat dia spontan memelukku.. lalu berkata, “ kak, jangan tinggalin kami lagi, kami mau kakak tetap disini untuk mengajari kami kak..”
aku menjawab “ siapa juga yang ninggalin kalian,, kakak gk ada kok ninggalin kalian,, selama ini kita kan Cuma pisah untuk sementara.. nanti kan pasti ketemu lagi dek,,”
dia tetap memelukku,, dan berkata “ iya,, selama ini kakak dah jarang ketemu kami.. kakak sibuk dengan urusan kakak,, kami merasa kurang di perhatikan..”
“dek,, kakak bukannya tidak mau memperhatikan kalian,, tapi memang keadaan yang membuat seperti ini,, kalian gk usah merasa seperti itu.. kalian tetap semngat aja belajarnya, jangan mentang2 kakak gk ada disini kalian jadi gk semngat, smuanya sma sja dek,, yg pnting klian sukses bljrnya itu udah membuat kakak senang..”
hmmmm
aku rasa situasi sudah cukup membaik,, tpi pelukannya masih belum lepas dariku,, dan tanpa aku menyadari air mataku sempat menetes,, aku bukan cengeng ato apalah.. tapi aku terharu,, aku menyadari dan bersyukur ternyata masih ada orang yang membutuhkan kasih sayang dan perhatian dariku,, aku tidak perlu mendapatkan nilai tertinggi untuk merasa bangga dan hebat,, aku cukup dengan menjadi orang yang di butuhkan itu sudah membuatku merasa paling hebat J
terimakasih ya allah aku sudah di kelilingi oleh orang2 yang sayang padaku,, semoga ini menjadi benteng untuk mempertahankan semangatku
Desma Hastuti
dia tidak menjawab,, tak lama kemudian aku melihat tetesan bening jatuh dari sudut matanya,, aku kaget,, ada apa dengan adik ku yang satu ini,, apa aku ada salah padanya,, aku terus bertanya sendirian,, aku semakin bingung
dan kekagetanku semakin bertambah saat dia spontan memelukku.. lalu berkata, “ kak, jangan tinggalin kami lagi, kami mau kakak tetap disini untuk mengajari kami kak..”
aku menjawab “ siapa juga yang ninggalin kalian,, kakak gk ada kok ninggalin kalian,, selama ini kita kan Cuma pisah untuk sementara.. nanti kan pasti ketemu lagi dek,,”
dia tetap memelukku,, dan berkata “ iya,, selama ini kakak dah jarang ketemu kami.. kakak sibuk dengan urusan kakak,, kami merasa kurang di perhatikan..”
“dek,, kakak bukannya tidak mau memperhatikan kalian,, tapi memang keadaan yang membuat seperti ini,, kalian gk usah merasa seperti itu.. kalian tetap semngat aja belajarnya, jangan mentang2 kakak gk ada disini kalian jadi gk semngat, smuanya sma sja dek,, yg pnting klian sukses bljrnya itu udah membuat kakak senang..”
hmmmm
aku rasa situasi sudah cukup membaik,, tpi pelukannya masih belum lepas dariku,, dan tanpa aku menyadari air mataku sempat menetes,, aku bukan cengeng ato apalah.. tapi aku terharu,, aku menyadari dan bersyukur ternyata masih ada orang yang membutuhkan kasih sayang dan perhatian dariku,, aku tidak perlu mendapatkan nilai tertinggi untuk merasa bangga dan hebat,, aku cukup dengan menjadi orang yang di butuhkan itu sudah membuatku merasa paling hebat J
terimakasih ya allah aku sudah di kelilingi oleh orang2 yang sayang padaku,, semoga ini menjadi benteng untuk mempertahankan semangatku
Desma Hastuti

inspiratif....keep spirit ma..
BalasHapusthx abang
BalasHapus